Contoh Artikel dengan Topik Pendidikan

Diposting pada

Bicara pendidikan tak akan ada habis nya, terlebih di negara Indonesia yang kita cintai ini, masalah pendidikan sangatlah pelik. Sudah puluhan tahun dan puluhan menteri menangani pendidikan di Indonesia namun tidak juga kunjung beres sebagaimana yang diharapkan.

Kali ini kami akan memberikan contoh artikel dengan topik pendidikan. Artikel dengan topik pendidikan sendiri sebetulnya cukup mudah kita temukan di berbagai media dan jurnal namun kali ini kami tak akan membahas sesuatu yang terlalu umum seperti masalah atau solusi praktis mengenai sistem pendidikan. Mari kita simak contoh artikel topik pendidikan dan strategi pembelajaran berikut ini:

Pendidikan Bukan Persoalan Regulasi

Pemerintah dituntut membereskan masalah pendidikan yang sangat buruk di Indonesia bahkan pendidikan di Indonesia setara dengan pendidikan di negara miskin di Afrika! Ironi ini dapat kita lihat dengan sangat jelas bagaimana kacaunya sistem pendidikan yang berjalan di Indonesia.

Baik saat pandemi maupun diluar pandemi, pendidikan adalah hal yang sangat sulit untuk dibereskan. Lagi-lagi, pemerintahlah yang dinilai gagal dalam membuat regulasi yang mengatur tentang pendidikan. Seharusnya ada aturan khusus mengenai kualitas guru, beban ajar, atau minat dan bakat siswa, namun benarkah demikian? Mari kita telaah lebih dalam.

Sejauh yang pemerintah lakukan adalah dengan membuat aturan-aturan yang harus ditaati, disepakati, dan menjadi landasan berpikir dalam mengelola instansi, sampai dengan mengelola kelas dan siswa. Apabila pendidikan terpuruk, artinya ada aturan-aturan yang salah dalam pendidikan, dan jika ada aturan-aturan yang salah dalam pendidikan, pastilah pengatur dalam hal ini pemerintah telah salah dalam menetapkan aturan.

Namun pendidikan bukan persoalan regulasi, namun lebih pada penerapan aturan-aturan yang telah pemerintah gariskan. Contohnya saja, guru jarang menerapkan kompetensi inti dan kompetensi dasar dalam pembelajaran, meskipun klaim penyertaan KD dan KI terdapat dalam RPP, namun kenyataannya guru hanya menekankan pada LOTS bukan pada HOTS. Akibatnya beban siswa bertumpu pada kemampuannya dalam menghafal ketimbang dalam hal melakukan analisis informasi untuk mengembangkan kemampuan berpikir siswa menjadi lebih kritis.